Sejarah Desa
Jejak peradaban dari era Majapahit, perjuangan masa kolonial, hingga menjadi desa berbudaya di masa kini.
Rekam Jejak Desa Mentoro
"Menggali masa lalu sebagai fondasi kokoh untuk melangkah dan membangun masa depan desa yang lebih maju serta berbudaya."
1 Jejak Era Majapahit
Pada zaman Kerajaan Majapahit, wilayah Mentoro diyakini sebagai daerah perairan atau muara tempat bersandarnya kapal-kapal tamu kerajaan. Hal ini dibuktikan dengan berbagai situs sejarah yang ditemukan di desa ini:
2 Babat Alas & Masa Kolonial
Kisah Heroik Ki Ronopati
Masyarakat mengenal Ki Ronopati sebagai tokoh pembabat alas Desa Mentoro. Beliau hidup di masa penjajahan Belanda dan terkenal akan perlawanannya. Menurut cerita turun-temurun, beliau dihukum gantung sebanyak dua kali oleh Belanda. Pada eksekusi pertama, beliau lolos karena tali gantungan putus. Beliau wafat pada eksekusi yang kedua.
"Untuk menghormati jasa beliau, nama Ki Ronopati kini diabadikan sebagai nama jalan utama di Desa Mentoro."
3 Era Modern & Identitas Budaya
Kampung Martabak
Di era modern, Mentoro dikenal sebagai "Kampung Martabak". Julukan ini lahir karena sebagian besar warganya berprofesi sebagai pedagang martabak yang menyebar ke berbagai daerah.
Pusat Pengajian Nasional
Desa ini termasyhur secara nasional sebagai pusat diselenggarakannya majelis ilmu Padhangmbulan yang diasuh oleh cendekiawan muslim ternama, almarhum Emha Ainun Nadjib (Cak Nun).