Beranda Kabar Desa Baca Artikel
Berita Desa

Ubah Limbah Jadi Cuan dan Estetik, Mahasiswa KKN dari UNWAHA Latih Guru dan Murid SMP Global Buat Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Admin Desa
Senin, 17 Agustus 2026 - 23:40 WIB
Ubah Limbah Jadi Cuan dan Estetik, Mahasiswa KKN dari UNWAHA Latih Guru dan Murid SMP Global Buat Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
M

Mentoro, Sumobito — Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) sukses menggelar program sosialisasi dan pelatihan bertajuk Zero Waste Lifestyle: Pemanfaatan Limbah Minyak Goreng Bekas (Minyak Jelantah) Menjadi Produk Bernilai Guna Yaitu Lilin Aromaterapi. Kegiatan yang dipusatkan di SMP Global ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh guru dan siswa.

 

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih belum optimal, kurangnya kesadaran dan pengetahuan tehadap pengelolaan limbah cair domestik, khususnya minyak jelantah dari aktivitas kantin sekolah dan daerah sekitar tempat tinggal yang selama ini kerap dibuang tanpa pengolahan lanjutan. Padahal, pembuangan minyak jelantah secara sembarangan berpotensi mencemari ekosistem perairan dan menurunkan kesuburan tanah. Tim KKN berupaya mengubah cara pandang warga sekolah bahwa limbah domestik dapat ditransformasikan menjadi aset ekonomi kreatif.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi interaktif mengenai pentingnya penerapan Zero Waste Lifestyle dan edukasi bahaya pencemaran lingkungan. Suasana kegiatan berlangsung cair dan interaktif, di mana para siswa diajak memahami siklus hidup sampah secara menyenangkan tanpa menggurui. Tim KKN bersama para guru dan murid melaksanakan demonstrasi serta praktik mandiri (hands-on practice) pembuatan lilin aromaterapi ramah lingkungan. Peserta diajarkan teknik pemurnian sederhana menggunakan bahan alami untuk menjernihkan minyak jelantah, mencampurnya dengan stearid acid, hingga menambahkan minyak esensial beraroma menenangkan. Seluruh peserta, mulai dari guru hingga murid, tampak bersemangat meracik dan mencetak lilin mereka sendiri ke dalam wadah siap pakai.

 

Kepala SMP Global serta para guru dan murid menyambut baik dan mengapresiasi tinggi pelaksanaan program KKN ini. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi nyata terhadap pengelolaan sampah di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukasi praktis yang memperkuat kreativitas serta jiwa kewirausahaan para siswa. Diharapkan tercipta kesadaran kolektif di lingkungan SMP Global untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. Keberlanjutan program juga dipastikan melalui penanaman keterampilan motorik kepada warga sekolah, sehingga praktik pengolahan limbah ini dapat direplikasi secara mandiri dan diintegrasikan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah di masa mendatang.

Bagikan Artikel Ini

Bantu sebarluaskan informasi positif Desa Mentoro.